Lanjut dia, setelah anjing gila tersebut menggigit dua orang, muncul anak Syamsu, Fatimah yang juga hendak menolong bapaknya. Tapi anjing gila ini lagi-lagi menyerang, melompati Fatimah dan menggigit dahinya.
“Ketiga korban semuanya sudah mendapatkan perawatan dari Puskesmas Belawa, kecuali Irvan yang hingga kini masih di rawat di RS Puskesmas untuk mendapatkan perawatan intensif,” jelasnya.
Ambo Intan menambahkan, pasca menggigit tiga korban tersebut, si anjing gila lari entah ke mana. Olehnya, pihaknya mengingatkan kepada seluruh warga untuk tetap waspada, sebab anjing tersebut masih berkeliaran.
“Kami berharap kepada seluruh masyarakat Kecamatan Belawa, untuk lebih waspada terhadap anjing gila tersebut, karena sampai saat ini anjing gila tersebut belum terbunuh, ” ujar Ambo Intang.(zah-hs)
Editor : Muh. Hamzah
















