Sejalan dengan era digitalisasi, flipbook sesuai dengan kebutuhan pendidikan di era 4.0. Para guru diajarkan bagaimana cara membuat buku digital melalui flipbook.
Buku manual dijadikan buku digital sehingga suatu saat segala administrasi guru terkait perangkat pembelajaran dapat berbentuk digital.
Dengan mahirnya guru-guru memanfaatkan flipbook maka dapat mengurangi kebergantungan pada kertas, efesiensi penyimpanan, hingga tidak perlu khawatir dibawa ke mana-mana karena sifatnya digital.
Pada hari kedua, materi yang diberikan tentang pemanfaatan Bandicam dan dipandu oleh Dewi Astuti Normansa, S.Pd. Guru diajarkan bagaimana merekam layar yakni presentasi berupa media ajar melalui audio suara guru itu sendiri.
Dengan demikian, guru dapat membuat video pembelajaran sesuai dengan bidang studi yang diampu, sehingga nantinya dapat memberikan warna kreativitas dalam proses pembelajaran di kelas.
Video pembelajaran yang dibuat tersebut dapat digunakan oleh siswa tidak hanya di kelas tapi juga di rumah.
Hal ini menunjukkan siswa dapat belajar di mana saja dan kapan saja melalui video pembelajaran yang dibuat oleh guru.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari telah mengisyaratkan bahwa guru-guru di SMPN 2 Sengkang siap menghadapi era 4.0. Karena sesungguhnya kurikulum 4.0 dapat berjalan jika dilaksanakan oleh guru 4.0 dan didukung oleh birokrasi 4.0.
Hal ini terlihat dari antusias dan motivasi para guru mengikuti kegiatan dan mengerjakan tagihan produk yang diberikan.
Laporan : Kurniawan
Editor : Muh. Hamzah
















