Ketua DPD PAN Wajo ini mengaku bahwa Perangkat Desa juga adalah garda terdepan bagi pembangunan olehnya itu harus memahami tugasnya karena bagian dari pelayanan masyarakat. “Kita harapkan jangan hanya menuntut hak tetapi tidak melaksanakan kewajiban. Kalau Perngkat Desa di Wajo saya yakin bisa melaksanakan tupoksinya dengan baik,” ungkapnya
Sebelumnya, Ketua PPDI Prov Sulsel Tabah Halilintar juga turut menanggapi permintaan Ketua PPDI Kabupaten Wajo. “Saya harapkan kepada teman-teman agar selain menuntut hak, juga mengutamakan memenuhi kewajiban,” ucapnya.
Ketua Umum PPDI Wajo Jamaluddin Yusuf dalam menjalankan amanah ada 3 visi yang akan dijakankan yakni bagaimana perangkat desa mempunyai status, kesejahteraan perangkat desa yang mumpuni dan mempunyai sumber daya manusia.
Sementara misi yang akan diemban, kata dia, tidak lepas dari kebijakan pemerintah kabupaten Wajo. Sehingga Jamaluddin Yusuf mengharapkan Pemda dalam hal ini Bupati Wajo untuk menerbitkan Nomor Induk Perangkat Daerah (NIPD) agar perangkat daerah sudah memiliki status.
Selain itu Jamaluddin juga mengharapkan peningkatan kesejahteraan perangkat desa sesuai dengan UMP. “Kami juga mengharapkan untuk peningakatan SDM perangkat desa untuk dianggarkan di APBD,” harapnya.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga salah seorang perangkat Desa.
Sebagai Informasi, Pemerintah Kabupaten Wajo dibawah Kepemimpinan Bupati, Amran Mahmud dan Wakil Bupati, Amran telah menaikkan tunjangan perangkat desa. Bahkan, perangkat desa juga telah didaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, perangkat desa yang mendapatkan kecelakaan atau meninggal diberikan santunan.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















