Menanggapi tuntutan mahasiswa, Bupati Wajo, Amran Mahmud mengatakan apa yang menjadi aspirasi mahasiswa memang telah menjadi komitmen mereka untuk percepatan reformasi birokrasi dan bagian dari 100 hari kerja.
“Ini tersambut, karena apa menjadi obsesi kami berdua juga menjadi harapan adik-adik dan telah tercantum dalam 25 program yang kami kampanyekan selama proses pilkada lalu. Tapi, tentu kita harus bersabar karena ada mekanisme dan ini juga masih proses transisi, butuh penyesuaian,” terang Amran Mahmud.
Adapun tuntutan tes urine bagi ASN, Suami Hj Sitti Maryam ini juga menegaskan, hal tersebut akan dilakukan dan telah berkoordinasi dengan Polres. “Hanya saja kapan waktunya, itu tidak kami publish untuk menjaga agar tidak ada yang bermain-main,” tambahnya.
Senada Wakil Bupati Wajo, Amran SE berjanji, penempatan posisi akan mereka nilai dari kinerja pegawai. Bukan menempatkan pegawai berdasarkan bayar membayar.
“Yakin dan percaya kami terbuka. Kalau ada aspirasi kami siap menerima selama sesuai jalur, karena tujuan kita sama untuk membangun Wajo,” tegas Amran SE.(zah-hs)
Editor : Muh. Hamzah
















