Home / HALO POLISI / Sulsel / Wajo

Kamis, 11 April 2019 - 20:40 WIB

Jelang Pemilu, Polsek Majauleng Pasang Banner Larangan Masjid Jadi Tempat Kampanye

MEDIASINERGI.CO WAJO — Guna mencegah kampanye ditempat tempat ibadah jelang pesta demokrasi 2019, Personil Polsek Majauleng Polres Wajo memasang banner di titik-titik tempat ibadah larangan berkampanye ditempat ibadah. Seperti yang  terpampang di Masjid Baitun Nur Kelurahan Uraiyang Kecamatan Majauleng.

Dalam giat tersebut,  Personil Polsek majauleng bekerjasama dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan melakukan pencegahan berkampanye di tempat ibadah dengan memasang banner yang berisikan himbauan untuk menjaga dan menciptakan kerukunan antar umat beragama agar tidak menggunakan tempat ibadah sebagai sarana politik, penyebaran hoax isu sara dan radikalisme

Pemasangan banner ini merupakan upaya pencegahan berkampanye ditempat ibadah, dalam rangka mewujudkan pemilu 2019 .yang aman damai dan sejuk.

Baca juga:  Data Manual Hingga 27 Desember, Capaian Vaksinasi Wajo 70 Persen Lebih

Dalam himbauan pencegahan yang tertera di spanduk bertuliskan
“Kami segenap tokoh agama, tokoh masyarakat dan Alim Ulama Menolak Masjid DiJadikan Tempat Kampanye”.

Segenap Ketua pengurus tempat ibadah mengapresiasi dan mendukung apa yang telah dilaksanakan oleh kepolisian Resort Wajo, Khususnya Polsek Majauleng dalam giat pencegahan ini dengan memasang spanduk larangan berkampanye ditempat tempat ibadah.(Itho)

Editor : Muh. Hamzah

Share :

Baca Juga

Sulsel

Pasien Covid 19 Dinyatakan Sembuh Semua, Wajo Kembali Masuk Zona Hijau

Advertorial

Tengah Malam, Bupati Wajo Pimpin Peringatan “Malam Renungan” Hari Pramuka ke 60

Sulsel

Danny Sebut Seharusnya Makassar Sudah Level 2

Sulsel

Industri Kayu Sulsel Tumbang Dimasa Pandemi Covid

Sulsel

PUPR Telah Merehabilitasi 32 Irigasi di Sinjai,

Pendidikan

Wakili Cabdis Wilayah V, SMKN 5 Bantaeng Pamerkan Berbagai Produk Unggulan dalam Pameran SMK

Sulsel

Bupati Amran Mahmud Resmikan Asrama Tahfidz An Nashr Darmawan

Sulsel

Dua Tahun Kepemimpinan, Dua Amran: Kami Menyadari Masih Banyak Janji Politik kepada Masyarakat yang Belum Tertunaikan