Home / Ekonomi / Sulsel / Wajo

Kamis, 11 April 2019 - 15:50 WIB

Kementerian Koperasi dan UKM RI Dorong Pengembangan KUMKM di Sulsel

MEDIASINERGI.CO WAJO — Dalam rangka meningkatkan daya saing produk unggulan dan akses pasar KUMKM di Sulsel, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) RI menggelar konsultasi desain dan kemasan serta pemberkasan pendaftaran merk KUMKM di Kabupaten Wajo Kamis, 11 April 2019 di Hotel Sermani Sengkang.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan peserta dari 7 Kabupaten/kota yakni, Wajo, Soppeng, Sidrap, Pinrang, Bone, Luwu dan Palopo.

Deputi Produksi dan pemasaran Kemenko UKM Ri Victoria br Simanungkalit mengatakan, kegiatan konsultasi ini meningkatkan daya saing produk unggulan dan akses pasar KUMKM di Sulawesi Selatan.

Dijelaskan bahwa salah satu produk unggulan Wajo adalah Sutera sengkang, bahkan produk ini sudah meluas dan punya imeks yang bagus. “Makanya kami mendorong program pemerintah daerah Wajo untuk menciptakan 10 wirausaha baru,” ungkapnya.

Baca Juga:  Satu Keluarga di Pitumpanua Jadi Korban Pemarangan Tetangganya, Dua Tewas

Victoria br Simanungkalit mengakui kalau yang sering didengar bahwa Wajo pengrajin sutera Sengkang. Kalau pengrajin itu identik dengan melakukan kegiatan tenun dan menghasilkan sutera tetapi bisnisnya belum dirambah sehingga belum mampu berkembang.

“Kita dari Kementerian punya misi bagaimana mendorong dan meningkatkan daya saing, tidak hanya produk tetapi bagaimana bisnis dari usaha Mikro, kecil naik menengah bahkan menjadi usaha besar dan mampu bersaing di pasar global,” ungkapnya.

Victoria br Simanungkalit menuturkan bahwa sudah berdiskusi dengan kepala dinas dan ketua asosiasi bahwa cukup banyak pengusaha sutera di wajo tetapi semuanya mikro. Hanya satu atau dua yang punya usaha besar. “Tetapi tidak bisa melakukan planing secara baik. Tidak bisa menjadi pemasok yang kontinyu kepada suatu industri, contohnya industri fashion yang ada di Jawa dan salah-satu kebutuhannya adalah sutera,” ujarnya

Baca Juga:  Hadiri FGD Kejati Sulsel, Pjs Wali Kota Makassar Bahas Strategi Percepatan Investasi untuk Ekonomi Sulsel

Selain itu kata dia, batik Jawa membutuhkan sutera dan ini yang harus dipikirkan bagaimana mensegmentasi pengusaha-pengusaha sutera yang ada di Wajo ini. “Kami mengharapkan kepada asosiasi untuk membentuk suatu koperasi untuk menjadi penghasil kain sutera sebagai bahan baku pembatik, fashion di luar Wajo dengan merk dan kualitas yg spesifik,” harapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Tangani Kekeringan Sistem Berkelanjutan, 65 SPAM Diperkuat untuk Jangka Panjang

PINRANG

Wabup Sudirman Menyampaikan, Apresiasi Terhadap Peran Aktif DPRD Pinrang Dalam Menyerap Dan Menyampaikan Berbagai Aspirasi Masyarakat

Sulsel

Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Munafri: Pembenahan Ramah Lingkungan

Sulsel

Rakor Persiapan Kunker Presiden Prabowo, Munafri Pastikan Makassar Siap Dukung Sekolah Rakyat

Sulsel

Ray Suryadi Soroti Ancaman Kekeringan, Pemkot Makassar Diminta Hitung Kebutuhan Air Warga

Sulsel

Bupati Wajo Jawab Pandangan Fraksi DPRD, Tegaskan Penguatan PAD dan Pembenahan Wajo Energi Jaya

Sulsel

Antrean BBM Mulai Longgar, Disdik Makassar Kembalikan Siswa TK-SMP ke Sekolah Mulai Besok

Sulsel

Kekeringan Meluas, BPBD Makassar Kerahkan 25 Armada Salurkan Air ke 26888 Kepala Keluarga