“Kami sangat kehilangan, sosok almarhum yang sudah banyak memberi contoh dalam memegang teguh etika jurnalistik. Beliau sangat menjaga martabat profesi jurnalistik”, ungkap Arry.
Menurut Arry, almarhum meninggal disela menjalankan tugas organisasi di Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Seperti diketahui, almarhum Rifai meninggal di dalam kamar kosnya di Malili dalam kondisi tak bernyawa dan tertelungkup di lantai tanpa.menggunakan baju.
Menurut petugas kepolisian yang datang di TKP diperkirakan almarhum sudah meninggal beberapa saat lamanya sebelum kamar alamrhum didobrak dari luar.
Setelah almarhum ditemukan tewas dalam kamar, kerabat dekat almarhum menduga Rifai meninggal karena serangan jantung yang diderita almarhum selama ini.
Berkat dukungan dan bantuan dari bupati Lutim dan jajarannya, jenazah almarhum diberangkatkan dari Malili pada malam ke Makassar dan disemayamkan di rumah duka di Perumahan Bumi Zarindah Permai, Blok B No. 8 Samata, Kabupaten Gowa.
Prosesi pemakaman dilakukan di pekuburan islam yang lokasinya tak jauh dari rumah duka yang tampak dihadiri sejumlah wartawan, kerabat dan teman seprofesi serta beberapa wartawan senior lainnya.
Laporan: H. Manaf
















