Tak bisa dipungkiri, tambahnya, award ini tentu akan memberi semangat kepada semua level, semua pejabat Pemprov Sulsel untuk makin berkinerja baik demi kemajuan daerah yang makin baik.
“Secara khusus tentu kita memberi apresiasi dan ucapkan terima kasih terutama kepada pimpinan Pak Gubernur dan Pak Wagub atas komitmen beliau yang kita rasakan konsisten, beliau sangat konsisten- mulai dari misi beliau untuk menghadirkan tatakelola pemerintahan di Sulsel yang transparan, terbuka, bersih dan melayani,” ungkap Hasdullah.
“Itulah yang saya jabarkan implementasinya lalu kemudian kita kerja keras dalam team work yang solid semuanya dan akhirnya berbuah manis, kita mendapat apresiasi secara nasional ditetapkan salah satu provinsi inovatif dalam keterbukaan info publik secara nasional,”bebernya lagi.

“Kita juga tentu berharap para perangkat daerah provinsi, seluruh kabuoaten/kota dan desa dapat makin semangat untuk menghadirkan partisipasi dan kolaborasi dari semua stakeholder untuk percepatan pembangunan termasuk pelibatan publik sebagai pelaku pembangunan, sehingga dapat mendorong laju percepatan kesejahteraan di Sulsel dan masyarakat ikut merasa memiliki, menjaganya lalu menikmati hasil pembangunan yang kita sudah capai dan yang akan kita laksanakan kedepan,”imbuh Hasdullah.
Transparansi dan keterbukaan info publik saat ini, terus dibumikan melalui bimtek dan sosialisasi yang masif terkait keterbukaan info publik, kita sudah tembus sampai ke desa, target kita melakukan intersep sampai ke 24 kabuoaten/kota dan ke 2255 desa se-Sulsel.
“Progresif sekitar 1000 desa akan kita selesaikan pada tahun 2019 dan sisanya kita akan selesaikan di tahun 2020. Mohon dukungan dan doanya semoga Sulsel makin maju dan sejahtera dibawah komando Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman,” pungkasnya.(int-Sulselprov.go.id)
















