“Virus ini sangat berbahaya, karena penyebarannya yang sangat cepat dan sulit dikendalikan untuk itu saya menghimbau agar masyarakat tetap jaga diri. Menjaga diri sendiri dari virus berarti kita juga sudah menjaga orang lain juga agar tidak tertular,” katanya lagi.
Selain memberikan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) berupa paket sembako secara simbolis kepada masyarakat, Bupati Wajo melakukan pemantaun disejumlah lokasi yang terdampak Banjir didaerah itu.
Selain itu ditempat terpisah Ketua DPD Partai Amanat nasional ini juga mengecek kesiapan penanganan serta evakuasi korban banjir oleh Tim BPBD Kabupaten Wajo serta relawan lainnya.
“Disini kami juga melakukan pengecekan langsung, bagaimana kesiapannya dalam melakukan penangan banjir, dan kami sudah menginstruksikan jika dibutuhkan agar pemerintah setempat segera membuat posko banjir dan posko kesehatan agar penanganan dan penyaluran logistik bantuan bisa berjalan, ” jelasnya.
Menurut Bupati pihaknya juga telah melakukan peninjauan langsung kebeberapa wilayah yang terdampak banjir seperti di Kecamatan sabbang Paru, Tansitolo, Tempa dan sejumlah daerah lain, termasuk melakukan rapat kordinasi dengan Muspida dan dinas terkait.
“Sebelumnya kami telah tingkatkan status banjir menjadi tanggap darurat. Itu karenakan banjir di Kabupaten Wajo ini sudah masif, menggenangi Kabupaten Wajo,” ujarnya.(hms-Adv)
Editor: Muh. Hamzah
















