Oleh karena itu, dia menekankan kepada seluruh kepala puskesmas maupun pemegang program tersebut untuk lebih meningkatkan kinerja.
“Diharap kepada petugas pengelola PTM setiap puskesmas agar lebih mengiatkan kegiatan tersebut agar dapat meningkatkan capaian program PTM,” tegasnya
dr. Emmy juga menjelaskan, dalam pelaksanaan PTM ini terdapat beberapa standar minimal yang harus dilakukan, seperti skirining terhadap usia 15-59 tahun, skrining gangguan pendengaran dan penglihatan, serta skrining terhadap penyakit.
Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan, capaian deteksi dini faktor resiko penyakit tidak menular periode Januari hingga Juni 2021 mencapai 7,9 persen. Kemudian, capaian pelayanan penderita hipertensi 5,2 persen, sedangkan capaian pelayanan diabetes melitus sebanyak 53, 6 persen. (tw-irwan)
Editor: Manaf Rachman
















