MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemkot Makassar bersama aparat gabungan TNI-Polri melakukan tes swab antigen massal ke 750 pengendara di empat titik perbatasan Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ada 22 orang di antaranya yang dinyatakan reaktif COVID-19, dengan 50 persen di antaranya adalah warga kabupaten tetangga.
“Kita bisa membuktikan bahwa setengah orang yang di-swab itu dari keluar kota. Dan yang ketiga adalah setengah dari yang positif juga dari luar kota,” ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto saat ditemui di kediaman pribadinya, Senin
16 Agustus 2021.
Menurut Danny, testing on the road tersebut telah berlangsung selama dua hari terakhir. Satgas COVID-19 kini melakukan tracing terhadap yang dinyatakan terkonfirmasi positif, sementara sebagian lainnya telah dirujuk ke daerah asal.
“Sementara di-tracing, karena setengahnya di Makassar. Sisanya dirujuk ke kabupaten masing-masing, karena tidak tinggal di Makassar. Banyak Maros, Bone, Luwu, Pangkep, ada semua datanya,” ungkap Danny.
Selain melakukan testing massal di empat area perbatasan, lanjut Danny, pihaknya juga akan memperluas area testing hingga ke-15 titik di dalam kota Makassar Sulsel. “Kita rencanakan di 15 titik,” sebut Danny.
Danny tak merinci lebih lanjut 15 titik yang dimaksud, namun dia menyebut lokasi rawan kerumunan bakal menjadi area yang prioritas untuk testing massal. “Masuk ke dalam kota. Karena kan kita kekurangan nakes, Insyaallah hari Kamis 19 Agustus 2021 akan datang selesai nakes di-training, relawan nakes. Dapat sertifikat swab, turunkan semua di acara, termasuk lokasi kerumunan, warkop termasuk perkawinan,” kata Danny.
















