Diharapkan peserta pelatihan dapat mempraktikkan dan mengembangkan sendiri di rumah. Apabila hasil kudapannya sudah menarik, enak dan lezat maka dapat dijadikan home industri yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan bagi keluarga atau bisa dijadikan model dalam pemberian PMT di Posyandu, ketika pelayanan Posyandu sudah dibuka kembali secara normal.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, umumnya pola konsumsi pangan yang sering diterapkan masyarakat saat ini adalah tiga kali makan utama dan dua kali makan selingan. Makanan selingan disebut juga dengan kudapan atau makanan ringan atau cemilan. (man)
Editor: Ismail Asnawi
















