Safaruddin juga menambahkan, berbagai langkah terus digalakkan dalam menekan penyebaran corona. Mulai vaksinasi, penerapan sanksi, operasi yustisi dari gabungan TNI, Polri dan Satpol PP Damkar, hingga memberikan edukasi kepada warga.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Wajo, Dr, drg Hj Armin, menyebutkan Kendati masih ada 130 kasus aktif dan Wajo masuk zona merah, namun bed occupancy rate (BOR) di dua rumah sakit yang ada di Wajo mulai menurun ketimbang pekan lalu.
Sesuai data, BOR RSUD Lamaddukelleng Sengkang mencapai 26%, artinya dari 50 tempat tidur yang tersedia terisi 13 pasien covid. Lalu di RSUD Siwa mencapai 33 %, atau dari 12 tempat tidur yang tersedia, ada 4 pasien covid.
Mantan Direktur RSUD Siwa ini menghimbau, agar warga selalu patuh dan disiplin menerapkan prokes. Mulai memakai masker, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan, menjaga jarak maupun mengurangi aktivitas di luar, ataupun berpergian ke wilayah lain.
“Kita setiap saat mengingatkan agar selalu mematuhi prokes, dan tidak lengah. Apalagi kita belum tahu sampai kapan pandemi ini berakhir. Semoga dengan kerjasama kita semua untuk saling melindungi, Wajo bisa kembali ke zona hijau,” harap Armin. (wan)
Editor: Manaf Rachman
















