Dengan menjadi role model dalam masyarakat, Ridwan Kamil juga dinilai memiliki gaya kepemimpinan yang kharismatik. Gaya kepemimpinan yang kharismatik dinilai mampu memiliki daya tarik dan energi tersendiri yang berasal dari latar belakang tokoh tersebut.
Bukan hanya itu, Ridwan Kamil juga menunjukkan gaya kepemimpinannya yang mengacu pada action-oriented dan berbasis pada behavioral approach loh..
Seperti contohnya, Ridwan Kamil sangat aktif dalam media sosial nya seperti Instagram dan Twitter, yang tujuanya untuk mendengarkan keluh kesah dari netizen terkait problems yang sedang terjadi di Jawa Barat, dan juga seringkali ia terjun ke lapangan untuk melihat kondisi secara langsung. Hal tersebut juga merupakan salah satu cara Ridwan Kamil untuk dekat dengan kaum milenial. Sehingga tidak heran lagi kalau Ridwan Kamil juga dapat dikatakan sebagai seorang pemimpin di era generasi milenial ini.
Kepemimpinan yang ada di era digital seperti saat ini sangat erat kaitannya dengan gaya kepemimpinan transformasional, dimana dapat kita lihat bahwa Ridwan Kamil berhasil membawakan berbagai inovasi di Jawa Barat loh, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan juga mengikuti perkembangan teknologi yang ada.
Berbagai inovasi yang dibawakan oleh Ridwan Kamil
Inovasi yang dibawakan pada masa kepemimpinan Ridwan Kamil dapat dilihat dalam acara Innovative Government Award 2020, dimana Ridwan Kamil memaparkan delapan inovasi Provinsi Jawa Barat. Delapan inovasi yang disampaikan yaitu : Tunjangan Remunerasi Pekerja (TRK); Sistem Perencanaan dan Penganggaran yang Terintegrasi antara Pemerintah Daerah Provinsi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dan Pemerintah Pusat (Si Rampak Sekar); Desa Digital; Samsat Mobile Jawa barat (Sambara); Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jawa Barat (Pikobar); Sistem Informasi Peta Peruntukan Lahan Perkebunan (Si Perut Laper); Institut Pembangunan Jawa Barat (InJabar); Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta).***
















