Danny menjelaskan program ini dikerjakan langsung oleh masyarakat lorong kemudian di panen dan dijual baik secara online melalui aplikasi maupun secara offline, sehingga kebangkitan ekonomi nyata dimulai dari lorong.
Tak hanya itu, Danny juga berpesan kepada para Mahasiswa KPM agar memanfaatkan tempat mengabdinya untuk melakukan hal-hal positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
“Ada empat poin yang harus dipegang oleh anak-anak ku sekalian. Era sekarang kita harus lebih cepat, lebih kuat, lebih baik dan lebih adaptif. Bangga akan budaya sendiri dengan kekayaan alam yang melimpah,” pesan Danny.
Sementara itu, Rektor IAIN Parepare, Dr. Hannani mengungkapkan rasa terimakasih yang mendalam atas kesempatan Danny Pomanto berbagi ilmu.
“Kami memang sengaja mengundang beliau karena kita melihat Makassar semakin meningkat karena digitalisasi. Program-program Pak Wali sudah sampai ke tahap metaverse. Lorong-lorongnya cantik dan berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Pelepasan KPM ini ditandai dengan penyematan pin dan pemakaian rompi oleh Danny Pomanto dan ditutup dengan pemutaran video Lorong Wisata Kota Makassar.(jaka)
Editor: Manaf Rachman
















