“Sekarang kita tidak hanya mengandalkan Danau Tempe ataupun Rumah Adat Atakkae. Tapi banyak potensi wisata lain yang kita memiliki yang bisa menarik wisatawan ke Wajo. Termasuk kulinernya. Dan itu yang kita perkenalkan semua di sini,” ujarnya.
Termasuk, lanjutnya, Kampung Sutera Wajo dan berbagai UMKM persuteraan, Cagar Budaya Tosora. Belum lagi objek-objek wisata yang dikelola swasta yang saat ini tengah mengeliat di Kabupaten Wajo.
Karena itu, Amran Mahmud pun berharap melalui pameran ini pula diharapkan mampu menggalakkan kegiatan-kegiatan UKM yang sempat terpuruk saat pandemi Covid 19.
Diketahui, PRS dalam bentuk pameran multi-produk, pariwisata dan investasi yang diikuti oleh Kementerian, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, Perusahaan BUMN/BUMD, Swasta dan UKM Binaan.
Untuk tahun 2022, Pemprov Sulsel menggelar PRS bekerjasama dengan PT. Wahyu Promo Citra yang dipusatkan di Hotel Claro, Makassar. Kegiatan PRS ini akan berlangsung selama 4 hari.
Saat pembukaan, Bupati Wajo ikut didampingi para asisten, staf ahli, beberapa kepala OPD, camat dan petugas stand pameran Kabupaten Wajo.(Saf)
Editor: Manaf Rachman
















