MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Putra James Wehantouw yakni Virendy Marjefy (19), yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, meninggal dunia saat mengikuti Diksar Mapala di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Virendy Marjefy merupakan anak ketiga dari empat bersaudara yang juga cucu mendiang Prof. Dr. O.J.Wehantouw, salah seorang dosen senior Unhas.
Adapun orangtua Virendy, James Wehantouw adalah wartawan senior Pedoman Rakyat, yang kini menjadi pengusaha dan pemilik media SOROT Makassar dan juga pimpinan pedomanrakyat online.
Mahasiswa jurusan Arsitek ini meninggal saat melintas jalur Tompobulu Maros-Malino, Kabupaten Gowa, pada Jumat malam (13/1).
Pihak keluarga baru mengetahui hal tersebut pada Sabtu pagi (14/1/2023).
“Iya benar, mahasiswa Teknik meninggal saat Diksar Mapala 09,” kata Kabag Humas Unhas, Supratman S Athana, kepada wartawan, Sabtu (14/1).
Supratman mengaku belum mengetahui kronologi dan penyebab meninggalnya korban. Tapi diakuinya, mahasiswa tersebut sempat dibawa ke Rumah Sakit Grestelina sebelum dibawa ke rumah duka.
“Saya sementara cari tahu juga. Tapi saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka,” bebernya.
Pengakuan Ketua Mapala O9 Unhas Teknik Ibrahim selaku Ketua Mapala O9 Unhas mengatakan korban sempat tidak enak badan.
“Magrib kemarin, korban tidak enak badan tapi tetap jalan. Sekitar jam 11 malam ia sudah tidak sadarkan diri,” katanya saat ditemui di RS Grestelina.
Saat korban tak sadarkan diri, panitia pun langsung berusaha mengevakuasi untuk turun dari gunung. Namun, korban meninggal di perjalanan.
















