Ia berharap dengan kedisiplinan dan kesigapan PPIH dalam melayani jemaah terlebih lansia dapat dibiasakan, sehingga semua jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.
Seyogyanya, PPIH melayani dengan hati, penuh ikhlas dan berdedikasi mengharap Ridha Ilahi. Yakin, semua ada hikmah dan rahasia, harapan kita dapat menunaikan membantu jemaah haji Indonesia. Tinggalkan segala atribut di tanah air, melayani adalah kebahagiaan dan kebanggaan kami.
Ingat 3 Pesan Menteri Agama
Penting bagi para PPIH untuk selalu mengingat dan menanamkan dalam hati pesan yang disampaikan oleh Menteri Agama terkait pelayanan, ke Arab Saudi bukanlah untuk main-main atau hanya formalitas belaka, semua komitmen pelayanan harus mampu diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat besar bagi jamaah.
Pada pembukaan Bimtek terintegrasi Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan 3 pesan sebagai berikut:
1. Menjadi Problem Solver
Petugas mampu menjadi menjadi problem solver atas beragam persoalan yang dihadapi Jemaah, karenanya, para petugas haji untuk menjaga sikap dan tidak berulah sehingga menimbulkan masalah.
Menag mengulangi agar petugas bukan hanya memberikan pelayanan tapi juga menjadi problem solver atas masalah yang dihadapi jemaah di Tanah Suci.
“Saya tidak ingin ada petugas yang bermasalah dengan pihak keamanan Arab Saudi karena kekeliruan yang dia lakukan. Kalian yang saat ini merasa tidak kompeten dan tidak berkomitmen, tidak usah berangkat karena masih banyak petugas di luar sana yang antri berharap bisa ikut memberikan layanan terbaik kepada jemaah,” tegasnya.
2. Sabar dalam Bertugas
Menteri Agama berpesan agar petugas sabar dalam menjalankan tugasnya, sabar adalah kunci kesuksesan dan keberhasilan.
“Melayani lansia harus sabar. Kalau orang bilang sabar ada batasnya, saya berharap saudara untuk bersabar tanpa batas,” sebutnya.
Ketika orang berhak dan pantas untuk marah, tapi memilih untuk menahannya, itulah sabar, “Tugas saudara di Tanah Suci akan sangat menantang, kadang mengganggu emosi kita. Tetaplah bersabar,” pesan Gus Men.
“Kalau ingin marah, minum zamzam. Insya Allah tidak akan kering sumur zamzam,” ucapnya.
3. Bekerja dalam Tim
Menteri Agama juga berpesan agar para petugas bekerja secara teamwork. Menurutnya, Bimtek bertujuan membentuk tim agar bisa kerja sama mewujudkan cita bersama, memberikan layanan terbaik kepada para jemaah haji.
“Tolong kerja tim. Hilangkan ego sektoral. Kita semua bekerja sebagai tim. Tim itu bekerja sebagaimana organ tubuh. jika ada yang sakit, semua merasakannya,” kata Gus Men.
Maka, pesan yang disampaikan oleh Gusmen harus menjadi perhatian sekaligus diamalkan bagi semua PPIH dalam melayani Jemaah di Tanah Suci, ketika 3 hal ini dapat dipedomani dan panutan. InsyaAllah pelayanan Jemaah haji akan lebih baik dan meningkat lagi, dan tagline “Haji Ramah Lansia” terwujud dengan sempurna.(**)
















