Darmawan Sanusi juga mengharapkan ada payung hukum untuk perlindungan aset masyarakat sehingga investor tidak mengusai aset mereka.
Pada kesempatan itu, Darmawan kalau di Wajo sudah seharusnya ada pelabuhan besar untuk melancarkan distribusi keluar masuk barang-barang di Wajo.
Senada Ketua HIPMI Wajo H. Syamsul Riadi mengungkapkan pengusaha dan politik memang erat kaitannya. Karena Hampir rata rata yang terjun ke dunia politik adalah pengusaha. “Kami harapkan teman-teman pengusaha yang terpilih nantinya untuk betul-betul mengeluarkan kebijakan yang pro kepada rakyat dan pengusaha untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” harapnya.
Syamsul Riadi mengatakan, Investor sektor pariwisata masih kurang, sementara Wajo banyak potensi pariwisata yang perlu dikembangkan yang salah satunya danau tempe. “Ada pulau kucing, pulau burung dan rumah terapung yang bisa dikembangkan atau ada inovasi lain seperti kereta gantung dari Gunung Pattirosempe sampai di pulau buatan di tengah danau tempe untuk semakin menarik wisatawan,” ujarnya.
“Kami Harapkan Mantan Ketua HIPMI Indonesia yang juga Ketua OKK Kadin Indonesia (2023-2026) DR. Eka Sastra untuk program kerjanya yang bisa kita lirik untuk meningkatkan pengembangan pembangunan pariwisata dan UMKM di Bumi Lamaddukkelleng ini,” pungkasnya.(Zah)
Editor: Manaf Rachman
















