Sementara, Pj Gubernur menyebutkan, kopi Latimojong khas Luwu perlu dikembangkan.
“Kalau ini bagi investor kopi ini boleh datang ke sini investasi. Ini potensinya luar biasa besar. Dan ini rasanya nikmat dan enak,” ucapnya.
Selain kopi, ia melihat potensi lainnya yaitu cengkeh dan kemiri.
“Saya lihat juga komoditi unggulan masyarakat Luwu yang ada sejak dulu itu cengkeh. Kita lihat di pinggir jalan (dijemur). Ini luar biasa memang ini kabupaten mandiri yang menghidupi dirinya sendiri,” ujarnya.
“Kemiri yang dari sini sudah diekspor, makanya kita harus pikir keberlanjutannya supaya petani itu dapat jumlah banyak,” imbuhnya. (r)
Editor: Manaf Rachman
















