Menanggapi ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut maraknya aksi boikot tak lepas dari ekspresi kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Palestina. Namun, kata Ida, perlu juga diperhatikan keseimbangannya agar tidak menimbulkan kekhawatiran seperti yang disampaikan Nadhlifah.
“Dampak dari boikot penggunaan, pembelian produk yang mendukung Israel saya kira ini adalah bentuk ekspresi kepedulian kita kepada saudara-saudara kita di Palestina. Namun perlu kita jaga bagaimana keseimbangannya agar tidak menimbulkan kekhawatiran seperti yang tadi disampaikan,” jelasnya.
Oleh karena itu Kemnaker intens melakukan komunikasi dengan perusahaan-perusahaan yang disebut berafiliasi dengan Israel. Harapannya masyarakat yang bekerja di perusahaan terkait tidak akan terganggu.
“Tentu kita komunikasi intens dilakukan bu Putri, Dirjen PHI Jamsos dengan perusahaan-perusahaan yang berafiliasi dengan negara Israel dan sekutunya. Bu Dirjen ini komunikasi agar ekspresi itu tidak mengganggu kesempatan saudara-saudara kita yang kerja di perusahaan tersebut,” tutupnya.(*)
















