“Saya sangat bahagia melihat Ibunda dan Ayahanda disini, karena beliau mungkin tidak diperhatikan oleh keluarga tapi saya bisa melihat Ayahanda dan Ibunda disini. Mudah-mudahan diberi kesehatan dan panjang umur,” kata Sofha Marwah.
Sofha Marwah berharap, bantuan yang diberikan bermanfaat bagi para penghuni PPSLU Mappakasunggu, yang dipanggilnya dengan sebutan Ibunda dan Ayahanda. “Semoga jadi berkah. Kami ingin bersilaturahmi dengan Ibunda dan Ayahanda untuk membangkitkan kembali kepedulian kepada sesama,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Sulsel, Andi Irawan Bintang, melaporkan, awalnya terdapat 75 Lansia yang menghuni tempat tersebut. Namun, pada tahun ini telah meninggal 20 orang dan telah dimakamkan secara layak.
“Mereka yang menghuni PPSLU Mappakasunggu adalah Lansia yang usianya 60 tahun ke atas, dan terlantar. Sebelum masuk, mereka akan diassesment terlebih dahulu,” kata Andi Irawan.
Iapun menceritakan suka suka para Pekerja Sosial yang melayani para Lansia yang di tempat tersebut. (r)
Editor: Manaf Rachman
















