Metode penilaian dilakukan selama satu bulan setengah dengan memonitoring langsung kinerja-kinerja serta inovasi yang telah dicetuskan oleh para The Indonesian Next Leader.
Tujuan dan manfaat dari hadirnya e book The Indonesian Next Leader ini sebagai cermin kepada masyarakat bagaimana kiat-kiat para pemimpin dalam mengambil kebijakan serta dapat memberikan inspirasi sosok segar calon pemimpin Indonesia di masa depan.
Arief menjelaskan dari 50 calon The Indonesian Next Leader hanya terpilih 18 pemimpin Indonesia di masa depan. Salah satunya Danny Pomanto.
“Untuk pemimpin Kota Makassar sendiri kami memilihnya karena banyak inovasi yang terbukti berdampak kepada masyarakat salah satunya dengan program lorong wisata yang melahirkan ribuan D’lor atau dewan lorong,” ujarnya.
Danny juga dinilai sebagai sosok yang ulet dengan berlatar belakang arsitek mampu membangun Kota Makassar dari tempat terkecil yakni lorong.
“Lorong itu kami lihat bisa menekan inflasi di Kota Makassar ini suatu keberhasilan dengan memanfaatkan warga di dalam lorong itu sendiri,” jelasnya.
Selain Wali Kota Makassar, penghargaan ini juga diterima oleh Bupati Pasaman Sumbar, Sabar AS, Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, dan Bakal Calon Bupati Malang, Dwi Indrotito Cahyono.
Untuk Klaster Kelembagaan, ada Laksamana TNI (Purn), H. Yudo Margono, Kepala SKK Migas, Dr. Ir. Dwi, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo, Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, Dirjen IKP Kemenkominfo, Usman Kansong. Klaster Pengusaha, Ketua DPP REI, Joko Suranto, Ketua Apindo, Shinta, Dirut PT Martina, Bryan David Emil Tilaar, Director PT Panasonic Gobel Indonesia, Intan Abdams.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















