“Ketua Kwarcab Pramuka harus sejalan dan juga mendukung kepala daerah dimanapun dia berada, karena organisasi ini bisa hidup kalau dia bergandengan tangan dengan pemerintahnya, organisasi ini tidak akan mungkin bisa eksis kalau dia bertolak belakang dengan pemerintah yang ada di tempat tersebut. Jadikanlah Kwarcab Gowa ini sebagai Kwarcab yang mampu menjadi contoh bagi Kwarcab lain yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Adnan.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Indra Wahyudi Yusuf mengatakan kegiatan ini diikuti 162 orang yang terdiri dari utusan Kwarcab, utusan ranting, peninjau dan dan lainnya.
“Tema kegiatan ini ‘Pramuka Gowa Berkarya Bersatu Menuju Pembangunan Berkelanjutan’. Dimana Muscab tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan Program Gerakan Masa Bakti Periode 2019-2024, dan menyusun kepengurusan dan Program Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gowa Masa Bakti 2025-2029,” jelasnya.
Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Wakil Ketua Kwarda Sulsel, Husniah Talenrang, Forkopimda Gowa dan para Pimpinan SKPD, Kabag dan Camat Lingkup Pemkab Gowa.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















