Lebih lanjut, ia menyoroti dinamika harga gabah yang sering berfluktuasi di pasaran, sehingga diperlukan sinergi antara petani, pengusaha penggilingan, dan Bulog agar serapan gabah dapat dimaksimalkan.
Dengan adanya kepastian penyerapan hasil panen, lanjut Wabup Sudirman, para petani dapat lebih tenang dalam berproduksi, sementara pengusaha penggilingan dan Bulog juga tetap mendapatkan manfaat sesuai peran mereka dalam rantai distribusi beras.
“Kita harus membangun kesepahaman bersama agar seluruh pihak yang terlibat dalam produksi hingga distribusi beras mendapatkan manfaat yang adil. Petani sejahtera, pengusaha penggilingan tetap berjalan, dan Bulog bisa terus menjalankan fungsinya dengan baik,” tambahnya.
Rapat ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 1404/Pinrang Letkol Inf. Abdullah Mahuwa, Kapolres Pinrang AKBP Andiko Wicaksono, Sekretaris Daerah Kabupaten Pinrang A. Calo Kerrang, Kepala Cabang Bulog Pinrang Ivan Faisal, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura A. Sinapati Rudi, serta pihak terkait lainnya.(Tan)
















