Kapolres menyebut kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, tapi wujud empati dan kehadiran nyata institusi Polri di tengah masyarakat. “Kami ingin Hari Bhayangkara tak berhenti pada upacara dan pidato. Ia harus berwujud nyata: membantu yang lemah, menyapa yang terlupakan,” ujar AKBP Rosid Ridho.
Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang terlibat, mulai dari jajaran kecamatan, kelurahan, hingga Bhayangkari yang ikut mendampingi pembagian sembako.
Bakti sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serentak yang digelar Polda Sulawesi Selatan dalam menyambut Hari Bhayangkara.(eddy)
Editor: Hamzah
















