“Beberapa got dan saluran air tertutup sampah rumah tangga, menyebabkan air meluber ke jalan dan masuk ke rumah-rumah warga. Kondisi ini diperparah dengan kontur tanah di kawasan Tempe yang cenderung lembah,” jelasnya.
Meski banjir sempat melumpuhkan aktivitas warga, situasi terkendali. Polsek Tempe bertindak cepat dengan melakukan evakuasi ringan, memberi imbauan kepada pengendara untuk berhati-hati, serta menyisir titik rawan kecelakaan akibat arus deras.
“Kami sudah dokumentasikan kondisi lapangan dan terus memantau perkembangan. Sampai saat ini, situasi aman dan tidak ditemukan korban jiwa. Hanya kerugian materiil berupa kendaraan roda dua dan empat yang terparkir dan tergenang air,” tambah AKP Candra.
Polsek Tempe juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air. Pasalnya, buruknya pengelolaan sampah terbukti menjadi salah satu penyebab utama luapan banjir yang meresahkan.(eddy)
















