“Kami dari Dishub fokus pada pengamanan jalur agar kegiatan berjalan lancar. Setelah proyek ini selesai, tentu diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan Bukit Baruga dan Antang,” ujar Rheza.
Ia menambahkan, Dishub juga akan menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional sesuai perkembangan pembangunan di lapangan.
“Untuk saat ini, pengaturan lalu lintas dilakukan secara bertahap karena proyek baru dimulai. Kami berharap pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan bahwa proyek jalan alternatif ini menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Makassar untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.
“Jalan alternatif ini bukan hanya membuka akses baru, tapi juga membuka peluang ekonomi baru. Dengan konektivitas yang lebih lancar, aktivitas masyarakat dan sektor usaha bisa berkembang lebih pesat,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















