Menurutnya, minat pelajar untuk menggunakan layanan ini sangat tinggi.
“Rata-rata load factor bus sekolah itu di atas 100 persen setiap hari. Artinya, minat anak sekolah memanfaatkan layanan ini sangat besar,” imbuh Razaq.
Ia menambahkan bahwa evaluasi load factor dilakukan setiap bulan untuk memastikan pelayanan tetap optimal.
“Target kita itu 28 seat per bus, dan rata-rata terisi penuh bahkan lebih. Ke depan, kita berharap rutenya bisa lebih konsisten dan anak sekolah terus memanfaatkan fasilitas ini,” bebernya.
Razaq juga menyampaikan harapan agar masyarakat terus memberikan masukan demi peningkatan kualitas layanan.
“Mudah-mudahan pelayanan bus sekolah gratis semakin baik. Kami juga berharap ada masukan dari masyarakat Kota Makassar agar pelayanan ini bisa terus ditingkatkan,” tuturnya.
Program bus sekolah gratis ini disebutnya sebagai salah satu maskot Dishub Makassar yang masuk dalam program berkelanjutan dan mendukung pencapaian SDG’s.
“Ini bagian dari komitmen kami mendukung SDG’s, terutama dalam penyediaan transportasi yang layak dan berkelanjutan,” pungkasnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















