Lebih lanjut, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menjamin kesetaraan bagi seluruh warga. Pemerintah, kata ia, membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk beraktivitas, berkarier, dan berkontribusi dalam pembangunan kota tanpa memandang agama, asal-usul, maupun latar belakang lainnya.
“Bersama-sama kita membangun harmoni, kekeluargaan, dan menjadikan Makassar sebagai kota inklusif yang bisa dinikmati semua orang,” jelasnya.
Munafri menekankan komitmen tersebut menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Makassar sebagai kota yang ramah, adil, dan inklusif bagi semua.
Dalam momen tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan bahwa perayaan Natal menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan dan nilai toleransi di Kota Makassar.
“Perayaan Natal bukan hanya tentang sukacita iman, tetapi juga tentang memperkuat persaudaraan dan toleransi di tengah keberagaman. Inilah modal sosial yang sangat berharga untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar.” ujarnya.
Munafri – Aliyah berharap semangat toleransi dan kebersamaan terus menjadi landasan dalam kehidupan masyarakat Makassar.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















