Home / Sulsel

Senin, 26 Januari 2026 - 12:54 WIB

Wali Kota Munafri Hadir di APCAT Summit, Perkuat Posisi Makassar dalam Isu Kesehatan Global

MEDIASINERGI.CO JAKARTA — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir pada pada ajang internasional The 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit.

Munafri Arifuddin dijadwalkan memaparkan materi terkait kawan bebas rokok di forum tersebut.

Forum strategis yang mengusung tema “Together We Bring Health Solutions”, ini menjadi ruang penting bagi para pemimpin kota di kawasan Asia Pasifik untuk berbagi gagasan, inovasi, serta praktik terbaik dalam menjawab tantangan pembangunan kesehatan perkotaan.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel JW Marriott, Jalan Ide Anak Agung Gede Agung, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Senin 26 Januari 2026, dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno.

Baca Juga:  Pameran Gelar Inovasi Diikuti Calon Pengawas Sekolah di Maros

Kehadiran para pemangku kebijakan nasional tersebut menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sedangkan, Wali Kota Makassar turut didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, serta Kepala Bagian Protokol Setda Kota Makassar, Andi Ardi Rahadian.

“Partisipasi ini menjadi penegasan posisi Kota Makassar sebagai salah satu kota yang aktif mengambil peran dalam percakapan regional dan global terkait pengembangan solusi kesehatan perkotaan,” ujar Wali Kota Munafri, sebelum dimulai kegiatan.

Pada kesempatan ini, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto, menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memerangi pengaruh korporasi yang terbukti merusak kualitas hidup masyarakat, khususnya industri tembakau.

Baca Juga:  High Level Meeting TP2DD, Wali Kota Munafri Tekankan Akselerasi digitalisasi untuk Tingkatkan PAD

Di hadapan para perwakilan kepala daerah dan anggota The 8th Asia Pacific Cities Alliance for Health and Development (APCAT) Summit, dari berbagai negara, Bima Arya secara terbuka menyoroti agresivitas industri tembakau yang dinilainya terus mengancam masa depan generasi muda.

Ia memaparkan data terbaru yang menunjukkan bahwa Indonesia saat ini menempati peringkat kelima dunia dalam prevalensi perokok, dengan angka yang terus meningkat hingga mencapai 38,2 persen pada tahun 2026.

“Argumen mengenai dampak mematikan rokok bukan lagi sekadar opini, melainkan fakta ilmiah yang tidak terbantahkan,” katanya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Kaccia Kini Dibangun: Munafri Target Rampung Kurang dari 100 Hari

Sulsel

Gagal Panen Jagung Segera dapat jaminan Dari Pemkab Enrekang

Sulsel

Tekan Pengangguran, Munafri Hadirkan Job Fair 2026 dengan 1547 Lowongan dari 50 Perusahaan

Sulsel

Pengenalan Program Penguatan Kapasistas Organisasi Kemahasiswaan

PINRANG

Siswa UPT SDN 240 Pinrang Ukir Prestasi pada Peringatan HUT RI Ke-81

Sulsel

Semarak HUT RI ke-81, Legislator dan Staf DPRD Makassar Adu Skill di Lapangan Mini Soccer

Sulsel

Apresiasi 70 Paskibraka Makassar, Munafri: Disiplin dan Kekompakan Jadi Modal Masa Depan

Sulsel

Pendidikan Makassar Dinilai Makin Baik, BADKO HMI Sulsel Siap Kawal agar Tak Mundur