MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Soppeng diharap terdepan dalam kegiatan dan menjadi contoh dengan bekerja profesional di era digitalisasi saat ini.
Intinya jaga terus kekompakan dan kebersamaan karena tanpa itu organisasi akan hancur, ungkap Kepala Badan Kesbangpol Hadi Indrajaya S.IP dalam sambutannya mewakili Bupati Soppeng pada pembukaan Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Pertama di TWA Alluppereng Kajaoe Desa Sering Kecamatan Donri Donri, Sabtu 7 Februari 2026.
Hadi memberi apresiasi tersendiri kepada SMSI Soppeng yang anggotanya sejumlah wartawan senior karena belum cukup sebulan setelah pelantikan pengurus sudah melaksanakan Rakerkab pertama sebagai kewajiban pokok organisasi. Ditekankan, empat hal utama bagi satu organisasi untuk maju yaitu sistem manajemen mulai planning atau perencanaan, organisasi, action atau pelaksanaan program serta kontrol atau evaluasi. Program tidak perlu banyak biar satu yang penting bisa dilaksanakan, tambahnya.

Selain itu diharap terus mengembangkan kapasitas SDM serta menjadi media penyeimbang dalam menyajikan berita dengan memberi saran dan masukan yang konstruktif kepada pemerintah dengan melihat kondisi yang ada saat ini. Hadi Indrajaya berharap SMSI Soppeng sebagai organisasi media membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dan sejumlah organisasi jurnalis yang ada serta segenap elemen masyarakat.
Ketua SMSI Kabupaten Soppeng Fas Rachmat Kami dalam laporan dan pengantarnya mengatakan Thema yang Rakerkab pertama yang diusung “Akselerasi media siber, profesional dalam menyongsong era digitalisasi di Bumi Latemmamala”. SMSI Soppeng tidak sekedar besar dalam jumlah anggota tetapi harus matang dalam bersikap. Rakerkab bukan tujuan akhir tetapi untuk memperbarui niat menyajikan berita yang berpihak kepada rakyat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Peranan media siber bukan cepat dalam menyajikan berita tetapi harus tepat. Pers tidak ditakdirkan untuk menyenangkan semua pihak, tidak sekedar mencatat dan menulis peristiwa tetapi mencatat kebenaran yang berpihak pada kepentingan rakyat. Selain itu tetap menjalin kemitraan tetapi tanpa kehilangan nalar kritis, tunjukkan kebenaran meskipun pahit dan kejujuran harus ditegakkan dalam diam dan sunyi serta dengan akal sehat tetap setia pada kebenaran.
Pembukaan Rakerkab pertama selain dihadiri Kepala Kesbangpol yang mewakili Bupati nampak juga hadir unsur Forkopincam, Kepala Desa Sering, penasehat, pengurus dan segenap anggota. (mar)
















