Home / Sulsel

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:11 WIB

Satu Tahun MULIA, Kemiskinan Turun, IPM Meningkat dan Pembangunan Merata

Ia menambahkan, satu tahun kepemimpinan ini menjadi fondasi penting bagi arah pembangunan Kota Makassar ke depan. Meski perjalanan masih panjang, menurutnya arah pembangunan telah ditetapkan secara jelas.

“Satu tahun ini adalah fondasi. Perjalanan masih panjang. Namun arah kita sudah jelas, Makassar yang semakin unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan rilis resmi dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS), data terbaru menunjukkan berbagai indikator makro pembangunan Kota Makassar pada tahun 2025 mengalami perbaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian ini menjadi gambaran bahwa arah kebijakan pembangunan yang dijalankan pemerintah kota berada pada jalur yang tepat dan berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Tingkat kemiskinan tercatat menurun dari 4,97 persen pada tahun 2024 menjadi 4,43 persen pada tahun 2025,” demikian kutipan data trbaru BPS.

Dalam sajian keterangan BPS disebutkan, penurunan ini menunjukkan bahwa kebijakan penguatan ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, serta program perlindungan sosial semakin tepat sasaran dan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Kemudian, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 85,23 pada tahun 2024 menjadi 85,66 pada tahun 2025.

Kenaikan ini menandakan bahwa kualitas hidup masyarakat Kota Makassar terus membaik secara menyeluruh, baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun standar hidup layak.

Sejalan dengan itu, Angka Harapan Hidup meningkat dari 75,33 tahun pada 2024 menjadi 75,60 tahun pada 2025. Peningkatan ini mencerminkan semakin baiknya kualitas layanan kesehatan, efektivitas program promotif dan preventif, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

Baca Juga:  Jelang Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-64, Setiawan Aswad Serahkan 110 Sertifikat Gratis untuk Warga

Pada sektor pendidikan, indikator juga menunjukkan tren positif. Harapan Lama Sekolah tercatat mencapai 15,63 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah berada pada angka 11,59 tahun. Angka ini menjadi fondasi kuat dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing di masa depan.

Dari sisi ekonomi masyarakat, pengeluaran riil per kapita meningkat dari Rp18,38 juta pada tahun 2024 menjadi Rp18,87 juta pada tahun 2025. Peningkatan ini mencerminkan membaiknya daya beli masyarakat serta meningkatnya aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Sementara itu, tingkat pengangguran mengalami penurunan dari 9,71 persen pada tahun 2024 menjadi 9,60 persen pada tahun 2025. Penurunan ini merupakan hasil dari perluasan kesempatan kerja, penguatan sektor produktif, serta tumbuhnya aktivitas usaha yang semakin dinamis di Kota Makassar.

Secara keseluruhan, data BPS tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan Kota Makassar tidak hanya bergerak secara fisik, tetapi juga menunjukkan kemajuan nyata pada indikator kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.(jk)

1 Tahun kepemimpinan MULIA di Makassar:

1. Tingkat Kemiskinan MENURUN dari 4,97 % (2024) menjadi 4,43 % (2025).
2. Indeks Pembangunan Manusia MENINGKAT 85,23 (2024) menjadi 85,66 (2025).
3. Angka Harapan Hidup yang merefleksikan indeks kesehatan MENINGKAT 75,33 tahun (2024) menjadi 75,60 tahun (2025)
4. Harapan Lama Sekolah (15,63 tahun) dan Rata-rata Lama Sekolah (11,59 tahun) yang merefleksikan indeks pendidikan MENINGKAT
5. Pengeluaran riil per kapita MENINGKAT 18,38 jt (2024) menjadi 18,87 jt (2025)
6. Tingkat Pengangguran MENURUN dari 9,71 % 2024 menjadi 9,60 % 2025

Baca Juga:  Irwan Hamid Mengambil Sumpah dan Mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Serta Administrator

Data terbaru menunjukkan berbagai indikator makro pembangunan Kota Makassar mengalami perbaikan signifikan:

1. Tingkat kemiskinan menurun dari 4,97% pada tahun 2024 menjadi 4,43% pada tahun 2025. Ini menunjukkan kebijakan penguatan ekonomi kerakyatan dan perlindungan sosial semakin tepat sasaran.

2. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 85,23 (2024) menjadi 85,66 (2025), menandakan kualitas hidup masyarakat Kota Makassar terus membaik secara menyeluruh.

3. Angka Harapan Hidup meningkat dari 75,33 tahun (2024) menjadi 75,60 tahun (2025), mencerminkan peningkatan kualitas layanan kesehatan dan kesadaran hidup sehat masyarakat.

4. Indikator pendidikan juga menunjukkan tren positif, dengan Harapan Lama Sekolah mencapai 15,63 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah 11,59 tahun, yang menjadi fondasi kuat pembangunan sumber daya manusia unggul.

5. Pengeluaran riil per kapita meningkat dari Rp18,38 juta (2024) menjadi Rp18,87 juta (2025), yang mencerminkan meningkatnya daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat.

6. Tingkat pengangguran menurun dari 9,71% (2024) menjadi 9,60% (2025), sebagai hasil dari perluasan kesempatan kerja dan penguatan sektor produktif.(jk)

Editor: Manaf Rachman

Share :

Baca Juga

Sulsel

Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green house ke DPR RI

Sulsel

Pengelolaan Keuangan Daerah yang Profesional dan Sesuai Aturan, Pemkab Takalar Pertahankan WTP dari BPK RI

Sulsel

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Sulsel

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Sulsel

Agenda Monitoring, Bupati Takalar Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang

Sulsel

Apel Pagi, Sekwan dan Wakil Ketua Lepas Pegawai Purnabakti di DPRD Makassar

Sulsel

Bupati Wajo Jemput Langsung Jamaah Haji di Bandara Hasanuddin

PINRANG

Bupati Pinrang: WTP Jadi Motivasi Perbaikan Keuangan Daerah