MEDIASINERGI.CO
SOPPENG – Dalam suasana bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, warga Dusun Assorajang Desa Labokong Kecamartan Donri Donri dikagetkan dengan adanya peristiwa bunuh diri yang dilakukan perempuan HY (24 tahun) warga setempat, Sabtu 21 Februari 2026 sekitar pukul 22.30.
Peristiwa pertama kali diketahui oleh ayah korban sendiri S yang menerima informasi dari anaknya yang berada diluar daerah bahwa HY nekad hendak melakukan bunuh diri. Begitu menerima informasi tersebut S segera naik kerumah dan betul menemukan HY dalam kondisi tergantung di depan kamar menggunakan seutas tali nilon.
Saksi kemudian meminta bantuan kepada warga sekitar dan berdasarkan keterangan dari keluarga bahwa sebelum melakukan eksekusi bunuh diri, HY sempat melakukan komunikasi video call dengan seorang pria yang dikenal dekat dengannya.
Begitu menerima laporan atas kejadian tersebut sekitar pukul 23.00, Kapolsek Donri Donri Iptu Asdar bersama Pamapta Ipda Ibrahim dan personel piket fungsi dan tim Inafis Sat Reskrim Polres Soppeng tiba di lokasi dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil pemeriksaan luar petugas medis Puskesmas Tajuncu menunjukkan adanya luka jeratan pada bagian leher yang sesuai dengan simpul lilitan tali. Tidak ditemukan ada tanda tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Petugas kemudian mengamankan sejumlah barang bukti yaitu seutas tali nilon dan pakaian yang digunakan HY saat kejadian.
Pihak kekuarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan ikhlas atas kepergian almarhumah. Keluarga juga membuat surat pernyataan resmi yang ditandatangani bersama aparat Desa Labokong serta menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah dan selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Kapolres Soppeng AKBP. Aditya Pradana, S.IK., M.IK melalui Kasi Humas AKP. H. Husain, S.Sos., S.H., M.H menyampaikan belansungkawa dan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Personel Polres sudah melaksanakan giat Pamapta dengan cepat dan profesional termasuk olah TKP serta pemeriksaan awal bersama tenaga medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar dan keterangan sejumlah saksi tidak ditemukan ada tanda tanda kekerasan.
Kepada masyarakat kapolres mengimbau agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis anggota keluarga maupun lingkungan sekitar. Kami mengajak masyarakat untuk lebih terbuka dalam berkomunikasi dan segera mencari bantuan apabila menghadapi permasalahan pribadi. Kepedulian keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa, tambah kapolres. (mar)
















