Home / Sulsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:12 WIB

Pemkot Makassar Matangkan Kampung Siaga Bencana di Tamalanrea

MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Langkah konkret memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana kembali digagas Pemerintah Kota Makassar.

Melalui Dinas Sosial, program pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) kini mulai dimatangkan dengan rencana pemusatan di Kecamatan Tamalanrea sebagai pilot project.

Gagasan ini mengemuka saat Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, bertemu langsung dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Balai Kota, Rabu 8 April 2026.

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas pengukuhan Kampung Siaga Bencana, tetapi juga dirangkaikan dengan dorongan percepatan digitalisasi bantuan sosial sebagai bagian dari reformasi pelayanan publik.

Usai bertemu Wali Kota Munafri, Kadis Sosial Andi Bukti menegaskan pembentukan Kampung Siaga Bencana bukan sekadar program seremonial, melainkan upaya strategis untuk membangun kesiapsiagaan berbasis komunitas.

Baca Juga:  Studi Banding ke Sleman, Komisi II DPRD Wajo Siap Dorong Pertanian Organik di Wajo

“Kecamatan Tamalanrea kami usulkan, karena memiliki karakter wilayah yang representatif, baik dari sisi kepadatan penduduk maupun potensi kerawanan bencana, sehingga dinilai tepat menjadi percontohan awal,” jelasnya.

Tahun sebelumnya, lewat usulan Pemkot, Kementerian Sosial menetapkan dua Kampung Siaga Bencana (KSB) di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya pada September 2025, program ini berfokus pada mitigasi banjir.

Lebih lanjut, Andi Bukti Djufrie, mengungkapkan pada tahun 2026 pihaknya sempat mengusulkan pembentukan dua KSB baru.

Baca Juga:  Irmawati Sila Sosialisasikan Perda Penyelanggaraan Pendidikan di Kota Makassar

Namun, berdasarkan ketentuan yang ada, hanya satu yang disetujui karena adanya jeda waktu pengajuan program.

“Tahun 2026 ini kita mengusulkan dua, tetapi yang disetujui hanya satu. Setelah kita telusuri, memang harus ada jeda dua tahun untuk bisa mendapatkan lagi. Tapi saya tetap dorong, akhirnya disetujui satu,” ujarnya.

KSB yang disetujui tersebut akan dipusatkan di Kecamatan Tamalanrea. Wilayah ini dipilih karena dinilai memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, sehingga membutuhkan penguatan kesiapsiagaan masyarakat.

“Yang satu ini kita bawa ke Tamalanrea, karena dianggap rawan juga di situ, sehingga kita fokuskan,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

HALO POLISI

Satlantas Polres Wajo Intensifkan Pengamanan dan Pengaturan Lalin Saat Sholat Jumat Masjid Raya Sengkang

SOPPENG

Rangkaian HBP ke 62, Rutan Kelas IIB Watansoppeng Gelar Donor Darah

PWI

Panitia Konferprov PWI Sulsel Gelar Rapat Evaluasi Agenda Kegiatan

PINRANG

Wabup Pinrang Menerima Audiensi Unit Pelaksana Teknis KKN Unhas di Ruang Kerjanya

Sulsel

Evaluasi OPD, Munafri: Triwulan I Penentu Arah, Jangan Salah Langkah di Awal

Sulsel

Munafri – Aliyah Tekankan Sinkronisasi Perencanaan SKPD, Perkuat Kinerja Pembangunan

ENREKANG

BAZNAS Enrekang Pindah, Eks Kantor Bupati Jadi Lokasi Baru

Sulsel

Wali Kota Munafri Tolak Pengadaan Kendaraan Baru, Pilih Gunakan Randis Lama Tahun 2023