“Anak-anak sekarang sudah mulai kehilangan nilai-nilai seperti ‘tabe’, sopan santun kepada orang tua, bahkan adab dalam pergaulan. Ini yang harus kita perbaiki bersama,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari kualitas tenaga pengajar. Ia mengapresiasi langkah yayasan yang menghadirkan pengajar langsung dari Gaza, Palestina, untuk memperkuat sistem pembelajaran Qur’ani di sekolah tersebut.
“Kalau kita ingin hasil yang baik, gurunya juga harus kita perhatikan. Di sini langsung didatangkan dari Gaza untuk memastikan kualitas pendidikan berjalan maksimal,” katanya.
Pada kesempatan itu, Appi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung infrastruktur kawasan, termasuk percepatan perbaikan jalan di sekitar lokasi sekolah, dengan syarat penyerahan fasilitas umum dan fasilitas sosial oleh pihak pengembang.
“Ini bukan hadiah, ini tugas kami. Justru kami zalim kalau tidak memperbaiki fasilitas umum yang digunakan masyarakat,” tegasnya.
Terakhir, Appi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan kota yang tertib, nyaman, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani menuju Indonesia Emas 2045.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















