MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan jembatan kembar Barombong di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate, dengan target clear and clean paling lambat Juni 2026.
Proyek ini diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas kawasan selatan dan barat kota.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengajak masyarakat untuk tetap optimis terhadap percepatan yang tengah dilakukan pemerintah, sekaligus melihatnya sebagai kepentingan bersama.
“Kita harus optimis. Komitmen pemerintah sudah terlihat jelas. Ini ibarat membuka simpul kemacetan kalau satu titik terurai, dampaknya akan dirasakan luas oleh masyarakat. Memang ada proses yang harus dilalui, apalagi ini menyangkut tanah dan kepemilikan, jadi harus ada pendekatan kemanusiaan, masyarakat dihargai dan diberi kepastian yang adil,” ujar Andi Makmur, Senin 13 April 2026.
Ia menilai, jika proses pembebasan lahan dijalankan dengan baik dan transparan, maka manfaatnya tidak hanya pada kelancaran akses, tetapi juga berdampak secara ekonomis bagi masyarakat sekitar.
“Kalau ini berjalan baik, bukan hanya mengurai macet, tapi juga membuka peluang ekonomi baru. Kita harus melihat ini sebagai manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelasnya.
















