Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang acara berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya terkait biaya keberangkatan, sistem cicilan, legalitas travel, proses pendaftaran, hingga peluang berangkat bersama keluarga. Sejumlah peserta bahkan langsung melakukan konsultasi dan pendaftaran awal usai kegiatan.
PT. Darussalam Wisata menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya promosi perusahaan, tetapi misi edukasi agar masyarakat daerah tidak salah memilih penyelenggara perjalanan ibadah.
“Kami ingin masyarakat Wajo mendapatkan akses travel Haji dan Umrah yang amanah, resmi, dan terjangkau. Kami siap hadir hingga seluruh 14 kecamatan,” ungkap H. Amiruddin Matahari.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, PT. Darussalam Wisata menargetkan pelaksanaan sosialisasi serupa di seluruh 14 kecamatan di Kabupaten Wajo sepanjang tahun 2026. Langkah ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Dengan pengalaman panjang dan jaringan pelayanan yang terus berkembang, PT. Darussalam Wisata berharap semakin banyak masyarakat Wajo yang dapat mewujudkan impian menuju Tanah Suci melalui jalur resmi, aman, dan penuh ketenangan.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari peserta yang berharap program serupa terus dilakukan secara berkelanjutan di desa-desa lainnya. Bagi masyarakat, kehadiran edukasi semacam ini menjadi bekal penting agar niat suci menuju Baitullah tidak salah langkah. (adv)
















