Home / Sulsel

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:48 WIB

Munafri Siapkan Reward dan Punishment Pengelolaan Sampah, OPD Jadi Garda Terdepan

Munafri menambahkan, saat ini pemerintah telah menyediakan berbagai pilihan teknologi dan metode pengolahan sampah, mulai dari teba, eco enzyme, urban farming, hingga pengolahan sampah menjadi bahan bakar melalui teknologi Refuse Derived Fuel (RDF).

Menurutnya, berbagai metode tersebut dapat dipilih dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Namun demikian, ia menegaskan seluruh upaya tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya kesadaran dan kepedulian dari masyarakat.

“Persoalan sampah berawal dari individu. Karena itu perubahan juga harus dimulai dari individu. Mulai dari diri sendiri, kemudian keluarga, lingkungan sekitar, hingga komunitas yang lebih luas,” tegasnya.

Pada momentum Hari Ulang Tahun Kota Makassar pada November mendatang, Pemkot Makassar juga berencana memberikan penghargaan kepada individu, kelompok tani, komunitas lingkungan, hingga perusahaan yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Munafri berharap gerakan peduli lingkungan dapat menjadi budaya baru yang tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Kota Makassar.

“Dibutuhkan kolaborasi seluruh stakeholder agar sampah dapat dikurangi, diolah, dan dimanfaatkan dengan baik,” pungkasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 melibatkan seluruh elemen masyarakat serta pemangku kepentingan di Kota Makassar.

“Kami melibatkan seluruh unsur yang ada, harapannya, gerakan ini dapat menyebarkan semangat yang sama kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar menjadi lebih baik ke depannya,” katanya.

Baca Juga:  Wali Kota Munafri Pastikan Harga Pangan Terkendali di Pasar Makassar

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah, tetapi juga berbagai unsur masyarakat yang selama ini aktif dalam isu-isu lingkungan.

Pihak yang terlibat antara lain seluruh RT dan RW, lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan daerah (Perusda), komunitas lingkungan, hingga perusahaan-perusahaan yang memiliki perhatian terhadap pelestarian lingkungan.

“Pada hari ini kami melaksanakan kegiatan kerja bakti secara serentak, mulai dari Balai Kota Makassar, hingga seluruh wilayah kelurahan, RT, dan RW. Semua bergerak bersama,” jelas Helmy.

Helmy menjelaskan, rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

Sepanjang bulan Juni, Pemkot Makassar telah menyiapkan sejumlah agenda lanjutan yang bertujuan memperkuat edukasi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.

Beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan di antaranya forum group discussion (FGD), pelatihan, workshop lingkungan, hingga partisipasi dalam pameran lingkungan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.

“Hari Senin nanti kami akan melaksanakan FGD. Selanjutnya, kami juga akan mengikuti pameran lingkungan yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta,” ungkapnya.

Meski demikian, Helmy menegaskan komitmen menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan pada momentum Hari Lingkungan Hidup atau selama bulan Juni saja.

Menurutnya, berbagai program dan kegiatan lingkungan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Baca Juga:  Komitmen Raih Swasti Saba Wistara Kelima, Pemkab Wajo Gelar Rakor Kabupaten Sehat

“Kami tidak akan berpatokan hanya pada bulan Juni. Kegiatan-kegiatan dalam rangka menjaga lingkungan akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Terkait agenda nasional Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Helmy menyebutkan bahwa sejumlah perwakilan komunitas lingkungan dan DLH Makassar juga dijadwalkan mengikuti kegiatan secara virtual yang terhubung dengan pemerintah pusat.

Selain itu, Helmy menyambut baik inisiatif Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang mencanangkan berbagai lomba dan penghargaan bagi individu, komunitas, maupun kelompok masyarakat yang aktif menjaga lingkungan.

Menurutnya, program tersebut dapat menjadi pemicu semangat sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Saya rasa ini merupakan inisiatif yang sangat baik dari Bapak Wali Kota,” tuturnya.

“Kegiatan lomba bisa memacu kita semua untuk semakin giat menjaga lingkungan dan semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” sambung Helmy.

Ia menambahkan, hasil dari berbagai lomba dan penilaian lingkungan tersebut direncanakan akan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar mendatang.

“Mudah-mudahan program ini menjadi sesuatu yang positif dan dapat terus ditularkan kepada masyarakat sehingga budaya peduli lingkungan semakin tumbuh dan berkembang di Kota Makassar,” pungkasnya.(jk)

Editor; Manaf Rachmam

Share :

Baca Juga

Sulsel

Wali Kota Munafri Tekankan Adab dan Etika Siswa Lewat Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal

Sulsel

HLH 2026, Pemkot Makassar Turun ke Jalan Pungut dan Pilah Sampah

Sulsel

Di Forum RUU Pangan, Munafri Tawarkan Solusi Smart Green house ke DPR RI

Sulsel

Pengelolaan Keuangan Daerah yang Profesional dan Sesuai Aturan, Pemkab Takalar Pertahankan WTP dari BPK RI

Sulsel

DPRD Wajo Fasilitasi Aspirasi Warga, PLN Beri Solusi Pemindahan Tiang Listrik di Area Masjid

Sulsel

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Sulsel

Demi Stadion Untia, Pemkot dan PIP Makassar Sepakati Hibah Aset Strategis

Sulsel

Agenda Monitoring, Bupati Takalar Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Kecamatan Laikang