Ia mendorong para peserta dan juara MTQ menjadi ASN yang mampu memberikan keteladanan, menghadirkan pelayanan publik yang baik, serta menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
“Melalui ini kalian jadi ASN prototipe living Qur’an, yang mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian dan dalam pekerjaan. Jadi ASN penyejuk bukan pengeruh, jadi ASN penengah bukan penghambat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan apresiasi kepada Sulsel, khususnya Kota Makassar dan Kabupaten Pangkep, yang telah sukses menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ KORPRI VIII Nasional 2026.
Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat sejak persiapan hingga penutupan.
“Terima kasih kepada Bapak Wali Kota Makassar dan Bupati Pangkep telah bekerja keras menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan,” katanya.
Munafri Arifuddin juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian MTQ KORPRI VIII Nasional 2026 di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an, khususnya di kalangan ASN dan birokrasi.
Ia berharap nilai-nilai Qurani yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti pada momentum perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta tercermin dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Insya Allah melalui kegiatan kita semua mendapat berkah dan perlindungan dari Allah SWT. Dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini, kita semua bisa menanamkan nilai-nilai Qurani di dalam kehidupan kita masing-masing, khususnya para ASN dan birokrasi yang ada di daerah kita masing-masing,” tutupnya.(jk)
Editor: Manaf Rachman
















