Lilik menyebutkan bahwa peningkatan konsumsi tersebut masih dapat diantisipasi. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, penyaluran BBM ditambah sekitar 10-15 persen dari konsumsi normal harian.
“Normal, karena kebutuhan meningkat, kita tambah 10-15 persen dari normal harian,” katanya.
Lilik memastikan Pertamina terus memantau kondisi stok dan penyaluran BBM untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Pertamina memastikan stok dalam kondisi yang aman dan mencukupi,” tuturnya.
Pertamina mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Warga diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap berjalan normal.
“Kami berharap masyarakat tidak perlu panik dan beli BBM secukupnya,” pungkasnya. (r)
















