Home / Sulsel

Jumat, 24 Februari 2023 - 08:18 WIB

Rakor Pendapatan di Bali, Danny Pomanto Wajibkan Semua OPD Kolaborasi Capai Pendapatan Rp 2 Triliun

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Menghadiri Rapat Rakor Pendapatan, di Badung, Bali, Kamis 23 Februari 2023

Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan Pomanto, Menghadiri Rapat Rakor Pendapatan, di Badung, Bali, Kamis 23 Februari 2023

MEDIASINERGI.CO BADUNG — Wali Kota Makassar, Ir. Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mewajibkan seluruh OPD berkolaborasi dalam mencapai pendapatan Rp. 2 Triliun pada 2023.

Danny Pomanto juga menggarisbawahi bahwa tiga potensi besar dalam pendapatan yakni perparkiran, reklame, dan makan-minum agar terus ditingkatkan.

“Ini bukan rapat biasa, ini rapat koordinasi. Kenapa penting pendapatan? Dalam pengalaman dua periode, kinerja utama Pemda ada dua hal yang diutamakan, yakni meningkatkan pendapatan dan belanja yang makin hari makin rapi. Itu saja,” kata Danny Pomanto, dalam sambutannya di sela-sela pembukaan Rakor Pendapatan di Badung, Bali, Kamis 23 Februari 2023.

Baca Juga:  Marpolex 2022 Ditutup, Wali Kota Danny: Terima Kasih Telah Memilih Makassar

Dia melihat perlu adanya integrasi dan akselerasi program pendapatan yang harus betul-betul terkoordinasi dengan baik.

Untuk mencapai PAD (Pendapatan Asli Daerah) Rp. 2 Triliun, Danny menjelaskan, pertama harus meresetting total sistem pendapatan. Mengonsep kembali sistem secara terpadu.

Kedua, digitalisasi pendapatan wajib tanpa terkecuali di semua sisi. Apalagi sebelumnya Makassar menjuarai TP2DD Zona Indonesia Timur.

Lalu digitalisasi itu harus membangun big data atau data bersama. Misalnya data mengenai retribusi sampah, hitungan PBB, menjadi satu data. “Saya berharap one day Rakor ini harus terwujud sistemnya,” tekannya.

Selanjutnya ketiga, maksimalisasi pendapatan.

Baca Juga:  Wamendagri dan Munafri Arifuddin Lakukan Sidak di Damkarmat Kota Makassar

Selain itu, Danny juga memaparkan seperti pajak dari aspek makan minum harus segera dilakukan revolusi pendapatan di situ, serta reklame dan perparkiran.

Dari tiga aspek penting itu, Wali Kota dua periode ini menyebutkan baru 50 persen potensi yang digali. Sementara masih ada 50 persen lainnya dari bidang yang sama bahkan di sektor lainnya butuh eksplorasi serta inovasi.

“Untuk pajak makan dan minum itu saya dengan Bapenda sudah berdiskusi dengan pemilik sistem yang bisa membangun kesadaran dan pengawasan pajak dari masyarakat.
Insya Allah alat ini maksimal,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Setelah Bertemu Munafri, Pihak PLN Sulselrabar Janji Sistem Listrik Normal 5 September

Sulsel

Wujud Kepedulian Polri, Polres Wajo Bantu 12.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Maddukkelleng

Sulsel

Pendataan Perlinsos Digital Makassar Naik ke Peringkat 20, Sudah Jangkau 138 Ribu KK

Sulsel

Kecamatan Panakkukang Dinilai Jadi Miniatur Toleransi, Munafri: Tumbuh Bersama dan Jaga Keragaman

PWI

PWI dan IKWI Sulsel Gelar Maulid Nabi 1448 H, Wujud Keagungan Tradisi dan Kebersamaan

Sulsel

Jaga Makassar Tetap Kondusif, Pemkot Perkuat Sinergi TNI-Polri, Ormas dan Masyarakat

Sulsel

Munafri Tegaskan PKS Pemkot-BPN Bukan Seremoni, Fokus Lindungi Aset dan Pembangunan Makassar

Sulsel

RATUSAN SISWA SDN 4 MAROANGIN TERANCAM TIDAK BISA SEKOLAH