Home / Sulsel

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:52 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Gowa Tanam 1.000 Pohon di Lahan Kritis

MEDIASINERGI.CO GOWA — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dirangkaian dengan Pencanangan Sulsel Menanam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melakukan penanaman 1.000 pohon pada lahan kritis di Kawasan Hutan Dusun Bontojai, Desa Borisallo, Kecamatan Parangloe, Rabu 5 Juni 2024.

Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni mengatakan sesuai dengan tema untuk hari lingkungan hidup tahun 2024 difokuskan pada kegiatan pemulihan lahan, pengendalian desertifikasi, dan ketahanan terhadap kekeringan.

“Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan, dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrim. Pemulihan juga meningkatkan penyimpanan karbon dan memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim,” katanya saat membacakan Sambutan Seragam Menteri Lingkungan Hidup RI, Sitti Nurbaya.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Serahkan Bantuan UPZ untuk Guru dan Pelajar Berprestasi

Pemulihan dari degradasi lahan sangat penting. Lahan bisa menjadi ruang hidup manusia, menyediakan makanan, pakaian, dan tempat perlindungan.

“Lahan mendukung perekonomian kehidupan dan mata pencaharian. Untuk itu perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan lingkungan serta memberikan momen terobosan besar bagi perbaikan lahan sebagai upaya untuk mengantisipasi kekeringan,” ujarnya.

Selain itu, pemulihan berkaitan langsung dengan upaya penyelesaian krisis iklim, olehnya itu dibutuhkan inovasi dan prinsip keadilan.

Baca Juga:  Lampaui Target, Tren Realisasi PAD Pemkab Gowa Meningkat

“Melalui investasi dalam pemulihan lahan dan ketahanan terhadap kekeringan kita tidak hanya mengantisipasi masalah degradasi lingkungan tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim,” kata Karaeng Kio.

Tak hanya itu, restorasi lahan juga diperlukan, karena selain menghasilkan manfaat ekosistem yang signifikan juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan sosial, kesejahteraan masyarakat.

“Namun pendekatan ini juga harus didasarkan pada prinsip keadilan, memastikan bahwa manfaat dirasakan oleh semua pihak, termasuk komunitas lokal dan masyarakat adat,” jelasnya.

Share :

Baca Juga

Sulsel

Lewat LONTARA+, Pemkot Makassar Permudah Akses SPMB 2026 Secara Online

Sulsel

Kado Hardiknas 2026, Munafri Tambah Insentif Guru hingga Fasilitas Siswa di Sekolah

Sulsel

Bupati Daeng Manye Serahkan SK Plt ke Enam Pejabat Lingkup Pemkab Takalar

Sulsel

Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan

Sulsel

PMII Wajo Kritik Kinerja Legislatif dan Penegakan Hukum, Soroti Penataan Kota hingga Tambang Ilegal

Sulsel

Buruh dan Pemkot Makassar Duduk Bersama, Munafri: Aspirasi Tanpa Konfrontasi

ENREKANG

Wakapolres Enrekang Sambut Demonstrasi Lingkar Tambang dengan Profesionalisme

Sulsel

Munafri – Aliyah Rangkul Buruh, Peringati May Day 2026 Bersama Lewat Fun Walk