“Kita tetap siapkan tenda, tapi masyarakat kebanyakan minta bantuan perahu,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, banjir yang terjadi di Wajo saat ini, berasal dari luapan Sungai Walennae akibat hujan lokal ditambah banjir kiriman dari daerah tetangga.
“Kalau kelender musim di Wajo, sebenarnya musim banjir itu biasanya terjadi akhir bulan April dan Mei. Akan tetapi kerena faktor cuaca extrem sehingga diawal tahun ini 3 Kecamatan terdampak banjir,” tandas Alamsyah.(zah-hs)
Editor : Muh. Hamzah
















