Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai, Drs. Budiaman ketika ditemui Mediasinergi.co mengatakan, faktor cuaca juga menjadi pertimbangan dalam penetapan status siaga bencana ini, apalagi merujuk kepada rekam jejak terjadinya bencana.
Budiaman menjelaskan, intensitas bencana dari Januari hingga Maret 2019 tercatat beberapa kejadian yang terjadi di Kabupaten Sinjai, seperti Tanah longsor yang terjadi di kecamatan sinjai barat, angin puting beliung yang terjadi di kecamatan pulau Sembilan hingga memporak-porandakan beberapa rumah warga, kebakaran rumah yang diakibatkan petir hingga merenggut korban jiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu di kecamatan sinjai borong, serta pohon tumbang di kecamatan sinjai selatan dan di kecamatan sinjai utara baru-baru ini, jelasnya.
Budiaman menambahkan, penetapan status siaga bencana untuk mempercepat penanggulangan bencana. Selain itu, BPBD juga berupaya meminimalisasi dampak bencana, baik materil dan non-materil, bahkan mengimbau warga agar waspada dengan kondisi cuaca buruk yang bisa mengakibatkan longsor, banjir, dan puting beliung.
“Kami berupaya mempercepat penanggulangan jika terjadi bencana dan juga sudah melakukan pemetaan terhadap daerah rawan bencana dan mengimbau warga agar waspada dengan kondisi cuaca buruk yang bisa mengakibatkan longsor, banjir, dan puting beliung”, kunci Pak Budi sapaan akrab Budiaman.
Laporan : Irwan
Editor : Muh. Hamzah

















