“Mudah-mudahan dengan sinergitas seluruh perangkat desa yang didukung dengan kemampuan administratif dan teknis yang baik, bisa membawa penguatan ke arah itu”, harapnya.
Wakil Bupati Wajo berpesan kepada seluruh aparat pemerintah desa, agar berhati hati menggunakan dan mengelola dana desa, serta harus memperhatikan prisip-prinsip pengelolaan keuangan desa, baik secara administratif maupun teknis operasional, transparan dan akuntabel, agar tidak terlena dan tersangkut kesalahan secara hukum.
Sementara itu, Kadis PMD Syamsul Bahri mengharapkan kepada seluruh peserta untuk mengikuti bimbingan teknis secara serius sampai selesai, karena aplikasi ini selanjutnya akan diimplementasikan dalam proses perencanaan di setiap desa.
“Jadi semua desa dalam pembuatan RAB, seharusnya sudah menggunakan aplikasi ini, sehingga RAB seluruh desa memiliki visi dan konten yang sama, Insya Allah hal ini akan memudahkan dan meminimalisir kesalahan dalam pembuatan RAB”, ungkap Syamsul Bakhri.(Advertorial)
















