“Ya apa boleh buat, terpaksa menunggu lagi dua minggu,” tutur Sariun yang begitu bersemangat untuk menjadi pendonor.l.
Lain halnya dengan Tamir Masjid Ilham, karena baru pertama jadi donor, maka setelah dinyatakan layak, langsung tidur dan menutup matanya. tak mau melihat jarum suntik yang ditusukkan ke urat lengan kanannya.
“Ini pengalaman pertama saya Pak haji,” ujarnya kepada pengurus Masjid Al-Abrar Gunungsari Baru Makassar (syakhruddin)
Editor: H. Rukman
















