MEDIASINERGI.CO MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar dan masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Masjid Al Markaz Al-Islami, Sabtu 5 September 2026 pagi.
Salat Istisqa digelar mulai pukul 07.00 WITA, sebagai ikhtiar dan doa bersama untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda Indonesia, termsuk Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Besar Masjid Al Markaz Al-Islami, Muammar Bakry, menjadi khatib, sementara Salat Istisqa dipimpin Hasan Basri sebagai imam.
Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide, Kabintaljarahdam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf. Nofid Arifin, serta para kepala lembaga dan instansi vertikal.
Munafri mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa merupakan bentuk penghambaan manusia kepada Allah SWT, sekaligus ikhtiar spiritual menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini.
“Kehadiran kita pada pagi hari ini adalah bentuk dari manifestasi penghambaan kita kepada Allah SWT. Hari ini kita hadir bersama-sama di halaman Masjid Al Markaz ini untuk memohon, meminta kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, untuk menurunkan hujan,” ujarnya.
Munafri mengatakan musim kemarau yang berlangsung panjang telah berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Selain itu, ketersediaan air semakin menipis dan menimbulkan berbagai dampak, seperti pemadaman listrik bergilir.
Ia mengungkapkan, prakiraan BMKG yang memperkirakan hujan turun pada akhir Oktober merupakan sebuah prediksi, sementara manusia tetap dapat berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT.
“Ini perkiraan. Tapi semua ada yang mengatur, dan hari ini kita hadir bersama-sama untuk meminta kepada pengaturnya untuk menurunkan. Doa-doa kita menjadi cara yang terbaik untuk menyampaikan ini kepada Sang Pengatur, Sang Maha Kuasa, Allah SWT,” tuturnya.
Munafri yang akrab disapa Appi menyebut kondisi kekeringan tersebut juga telah membuat Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah penanganan kedaruratan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
















