Home / Sulsel

Senin, 28 Juni 2021 - 14:39 WIB

Bupati Wajo Amran Mahmud, Dekat Tak Bersekat dengan Rakyat, Aktivitas Dinas Sering Tanpa Protokoler

MEDIASINERGI.CO WAJO — Apa yang terlintas saat menyebut nama Bupati Wajo, Amran Mahmud? Bagi masyarakat setempat, mungkin akan menilainya sebagai pemimpin bersahaja, dekat dengan rakyat, sederhana, religius, dekat semua kalangan, dan berbaur tanpa sekat. Ya, seperti itulah dirinya.

Kesan itu sudah lengket betul dengan Amran Mahmud sejak dulu. Termasuk semenjak diamanahkan memimpin Wajo bersama Amran SE untuk periode 2019-2024. Nyaris tidak ada yang berubah, baik sebelum maupun setelah menjadi orang nomor satu di Kota Sutera itu.

Ada banyak kisah maupun pernyataan masyarakat hingga tokoh yang menggambarkan bagaimana sosok kelahiran Sengkang, 11 April 1970 itu. Semuanya positif. Hal itu menjadi penegasan bahwa–di balik dirinya yang memang seorang politikus-akademisi, pembawaannya sejak dahulu hingga kini bukanlah pencitraan.

Baca Juga:  RAHASIA 10 BUPATI/WALI KOTA PEMENANG ANUGERAH KEBUDAYAAN PWI

Sikap seorang Amran Mahmud dalam berbagai kesempatan telah menimbulkan kekaguman masyarakat. Itupun bisa terlihat dari rutinnya suami dari St. Maryam ini bersama warga di banyak momen. Sekalipun berpakaian dinas sebagai seorang kepala daerah, eks Wakil Bupati Wajo tersebut tetap tidak segan berbaur tanpa sekat.

Di dunia maya, banyak potret kebersamaan Amran Mahmud dengan warga dalam momen “langka”. Seperti pada satu kesempatan awal 2020 lalu, sebelum pandemi Covid-19 melanda, usai Amran Mahmud menghadiri Musrenbang di Kecamatan Pitumpanua.

Sambil menunggu Musrenbang di kecamatan lainnya, untuk mengisi waktu luang, Amran Mahmud tidak sungkan untuk menikmati bakso di pinggir jalan. Dia duduk di kursi plastik dengan semangkuk bakso di atas meja.

Baca Juga:  3 hari Berturut-turut, PDP di Wajo Bertambah 2 Orang Perhari

Bukan hanya itu, Amran bersama istrinya juga berulangkali “terciduk” makan di warung kaki lima, atau di gerobak pinggiran. Termasuk bisa istirahat sejenak tanpa alas tidur. Dan sama sekali tak gengsi.

Satu kebiasaan yang mungkin belum diketahui khalayak umum adalah Amran Mahmud sering kali tanpa pengawalan ketat atau formal dari protokoler dalam kesehariannya sebagai kepala daerah. Hal itupun membuatnya bisa mudah berbaur dengan masyarakat.

Bukan hanya itu, Amran Mahmud juga bukan tipikal pemimpin yang mau dilayani atau diperlakukan khusus ketika menghadiri kegiatan. Seperti kala memenuhi undangan warga di pedesaan.

Share :

Baca Juga

Sulsel

PWI Sulsel Panggil Wartawan Berbakat Gabung Tim Porwanas XV Lampung 2027

Sulsel

DBR: IAS Bawa Energi Baru, Golkar Sulsel Siap Bangkit dan Rebut Kemenangan

Sulsel

IAS ke Wajo: Jangan Bicara Pilgub, Solidkan Dulu Golkar

Sulsel

Porseni HUT RI di Balai Kota Makassar: Meriah dengan Lomba, Kompak Pilah Sampah

Sulsel

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

SOPPENG

TP PKK Soppeng Turut Memeriahkan HUT Ke-81 RI

SOPPENG

Perkuat Sinergi, Kapolres Soppeng Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Sulsel

Munafri: Event Jadi Mesin Ekonomi Makassar, Tamu Belanja, Hotel Terisi, UMKM Bergerak