
Untuk ruas Canru-Liu, lanjut Amran Mahmud, beberapa waktu lalu dirinya juga telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Wajo untuk segera meninjau, merencanakan, dan melakukan perbaikan pada dua titik jembatan yang berlubang pada salah satu sisinya masing-masing.
“Untuk ruas Canru-Liu sudah dibangun tahun lalu. Sisa ada dua titik jembatan yang perlu pembenahan serta pemeliharaan/pembangunan talud pada ruas jalan yang rusak parah akibat tergerus arus banjir agar akses masyarakat bisa semakin lancar. Alhamdulillah tadi waktu kami tinjau, tim PUPR sementara melakukan pengerjaan,” sebut Amran Mahmud.
Pada kesempatan ini, Amran Mahmud mengungkap alasan mengapa begitu fokus pada pembangunan infrastruktur jalan. Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik akan memudahkan perputaran perekonomian dan mobilitas masyarakat. “Untuk pengembangan pariwisata juga harus dimulai dari pembenahan infrastruktur jalan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Wajo, Andi Pameneri, mengatakan siap melaksanakan semua instruksi. “Semua instruksi Bapak Bupati akan kita lakukan sesuai dengan ketentuan,” ucap Pameneri.
Untuk ruas Minangatellue-Paselloreng, kata dia, secepatnya akan dilakukan pemeliharaan, sementara ruas Benteng Luwu-Barangmamase, sudah menjadi prioritas tahun 2022. “Begitu juga ruas Lalliseng-Barangmamase akan segera dilakukan pemeliharaan,” kata mantan Camat Keera ini.
Lalu, titik jembatan di ruas Canru-Liu yang rusak sudah ditinjau langsung atas perintah Bupati dan saat ini sudah mulai dikerjakan oleh tim swakelola Dinas PUPR.
“Untuk titik jembatan kita sudah tinjau sesuai petunjuk Bapak Bupati beberapa waktu lalu, sementara tim swakelola kami mengerjakannya. Kita akan pasangkan plang jembatan, kemudian pembangunan dan pemeliharaan talud serta semua pelengkap jalan yang masih bisa dibenahi,” bebernya. (din)
Editor: Manaf Rachman
















